Bagaimana Persiapan Persidangan?

Bagi para pihak yang menerima surat panggilan dari pengadilan wajib untuk hadir pada waktu yang telah ditentukan.

Bagi pengugat, ketidakhadiran sidang hari pertama tanpa alasan yang sah, maka gugatan yang diajukan tersebut gugur.

Bagi tergugat, apabila tidak hadir pada sidang hari pertama, maka pengadilan akan melakukan pemanggilan satu kali lagi. Hakim memutus perkara tersebut jika tergugat tidak hadir pada sidang berikutnya.

Bagaimana Sikap Anda Sebagai Tergugat Setelah Menerima Panggilan Sidang Gugatan Sederhana?

Ketika anda menjadi tergugat, terdapat beberapa hal yang harus anda ketahui dan perhatikan:

  1. Pada saat pemanggilan, jurusita akan memberikan surat panggilan kepada anda. Dalam surat panggilan juga dilampirkan salinan gugatan yang menjelaskan siapa yang menggugat anda, dalam sengketa apa anda digugat, kapan anda harus hadir di persidangan, dan di mana persidangan tersebut akan dilakukan.
  2. Jurusita memberitahukan kepada anda bahwa di Pengadilan tersedia formulir atau blanko Jawaban atas Gugatan Sederhana, jika diperlukan. Blanko tersebut merupakan jawaban anda atas gugatan yang diajukan oleh penggugat. Anda mengisi dan membawa blanko tersebut saat hadir dalam sidang di pengadilan. Selain itu, jurusita juga akan memberitahukan bahwa pada waktu persidangan, para pihak membawa surat- surat bukti serta saksi-saksi yang dianggap perlu.
  3. Pastikan ketika hadir dalam persidangan, anda sudah menyiapkan bukti-bukti atau saksi-saksi untuk menyanggah gugatan yang diajukan oleh penggugat. Persidangan akan berjalan secara cepat, sehingga kesiapan anda dengan sanggahan-sanggahan akan mempermudah anda untuk mempertahankan hak-hak anda.
  4. Anda harus memperhatikan dengan saksama setiap keterangan yang tertulis dalam surat panggilan dan salinan gugatan. Apabila perlu, anda dapat mencatat detilnya sehingga tidak ada informasi yang terlewat.
  5. Apabila anda sedang tidak berada di tempat saat jurusita menyampaikan surat panggilan, maka jurusita akan menyampaikan panggilan tersebut kepada kepala desa/lurah. Orang yang menerima surat pnggilan harus menandatangani surat panggilan tersebut.
  6. Sembari menunggu hari persidangan, sebaiknya anda menggunakan waktu sebaik-baiknya untuk mempersiapkan jawaban atas gugatan penggugat.
  7. Apabila membutuhkan bantuan hukum, anda berhak didampingi oleh kuasa hukum.

Bagaimana proses setelah gugatan didaftarkan dan membayar panjar biaya perkara?

Terdapat beberapa hal yang harus anda perhatikan dan ketahui setelah anda mendaftarkan perkara gugatan anda :

  1. Setelah gugatan anda didaftarkan, anda menunggu panggilan dari pengadilan. Petugas pengadilan akan mencatat gugatan anda dalam buku register khusus gugatan sederhana. Setelah dicatatkan, berkas anda akan diserahkan kepada ketua pengadilan.
  2. Ketua pengadilan menunjuk hakim yang akan memeriksa dan memutus perkara yang anda ajukan. Panggilan dilakukan oleh jurusita ke alamat yang tertera di dalam formulir gugatan. Pemberitahuan terkait informasi sidang dapat juga dilakukan melalui pesan teks (SMS) ataupun surat elektronik (Email) yang anda cantumkan dalam formulir gugatan.
  3. Hakim yang ditunjuk akan melakukan pemeriksaan atas perkara anda. Apabila hakim berpendapat bahwa gugatan tidak termasuk dalam gugatan sederhana, maka hakim mengeluarkan penetapan yang menyatakan bahwa gugatan bukan gugatan sederhana, mencoret dari register perkara dan memerintahkan pengembalian sisa biaya perkara setelah dipotong biaya-biaya yang dikeluarkan oleh pengadilan, di antaranya, biaya panggilan dan biaya-biaya lainnya yang sudah dikeluarkan kepada anda.
  4. Jika gugatan anda dinyatakan bukan gugatan sederhana, bukan berarti hak anda untuk mendapatkan keadilan menjadi hilang. Anda
    dapat mengajukan gugatan ke dalam gugatan biasa.
  5. Apabila hakim berpendapat bahwa gugatan yang diajukan penggugat adalah gugatan sederhana, maka hakim menetapkan hari sidang pertama. Baik penggugat maupun tergugat akan dipanggil oleh pengadilan untuk hadir pada sidang pertama.

Bagaimana gugatan didaftarkan?

Anda dapat mengajukan gugatan secara mandiri dengan mengisi formulir atau blanko gugatan berupa Formulir Gugatan Sederhana yang tersedia di kepaniteraan pengadilan negeri setempat. Selain mengisi blanko gugatan, anda juga sudah siap dengan bukti surat yang sudah dilegalisasi.

Petugas akan meneliti kelengkapan berkas pendaftaran anda dan menaksir jumlah panjar biaya perkara. Petugas menyerahkan berkas tersebut ke kasir untuk menerima slip setoran yang berisi jumlah biaya yang harus anda bayarkan ke bank yang ditunjuk.

Apabila anda telah membayar, serahkan bukti setoran kepada petugas agar petugas memberikan lembar Surat Kuasa Untuk Membayar (SKUM) asli kepada anda.

Di mana gugatan didaftarkan?

Gugatan didaftarkan di kepaniteraan pengadilan di daerah hukum anda, yang dibuktikan dengan kartu tanpa penduduk (KTP). Pastikan bahwa pihak Tergugat berada di daerah hukum yang sama dengan anda dan jelas alamat tempat tinggalnya.

Bagaimana legalisasi alat bukti dilakukan?

Sebelum anda mendaftarkan gugatan, pastikan anda memenuhi persyaratan dan siap dengan alat bukti anda untuk didaftarkan di pengadilan.

Setiap bukti surat yang anda miliki anda harus melakukan legalisasi terlebih dahulu. Cara melakukan legalisasi adalah dengan cara menempel materai pada bukti surat/dokumen anda, kemudian mendatangi Kantor Pos terdekat untuk mendapatkan pembubuhan stempel pos oleh pegawai Pos pada meterai tersebut (Pasal 2 ayat (1) UU No. 13 Tahun 1985 tentang Bea Meterai dan Permenkeu No.70/PMK.03/2014 tertanggal 25 April 2014).

Apa yang perlu diketahui sebelum mengajukan gugatan sederhana?

Pertanyaan yang harus anda tanyakan pada diri sendiri sebelum memulai gugatan adalah apakah anda dapat membuktikan dalil dan dengan bukti yang anda miliki. Bukti tersebut bisa berasal dari surat atau dokumen atau catatan, keterangan orang lain atau saksi, keterangan ahli, persangkaan, pengakuan, dan sumpah.

Catatan penting sebelum melakukan gugatan di pengadilan adalah bahwa pengadilan akan memenangkan gugatan anda yang sepenuhnya tergantung pada alasan/dalil dan kekuatan bukti-bukti yang anda miliki. Pengadilan akan memutus bahwa pihak yang kalah harus membayar biaya perkara dan melaksanakan perintah Pengadilan sesuai dengan isi amar putusan hakim, diantaranya, seperti membayar sejumlah uang memenuhi perjanjian atau menyerahkan suatu barang.

Pihak yang kalah dapat melaksanakan putusan secara sukarela, apabila tidak melaksanakan putusan secara sukarela, maka pihak yang menang dapat mengajukan permohonan pelaksanaan putusan (eksekusi) kepada ketua pengadilan.

Setelah anda mengetahui segala kemungkinan dan yakin ingin mengajukan gugatan sederhana, anda harus memastikan bahwa persyaratan untuk mengajukan gugatan sederhana terpenuhi.

Persyaratan tersebut antara lain:
  • Penggugat adalah orang perseorangan atau badan hukum.
  • Adanya hubungan hukum yang menjadi dasar sengketa dengan pihak Tergugat.
  • Tergugat berada dalam domisili/bertempat tinggal di wilayah hukum yang sama dengan anda.
  • Sengketa tersebut tidak berkaitan dengan hak atas tanah ataupun perkara lain yang diatur secara khusus dalam peraturan perundang-undangan, seperti persaingan usaha sengketa konsumen dan penyelesaian perselisihan hubungan industrial.
  • Nilai gugatan yang anda ajukan atas kerugian tersebut paling banyak Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta Rupiah).