Perdata

#371 Deretan Kesalahan Penggugat di Perkara Pembatalan Akta RUPS : Sidang Pembacaan Gugatan

Posting ini membahas sidang gugatan Penggugat dalam Perkara Perdata Pembatalan Akta RUPS. Saya mewakili klien sebagai Tergugat I, II, III dan IV. Para Pihaknya terdiri atas : 3 Penggugat yang sama-sama menunjuk 1 Kantor Advokat yang sama, 6 Tergugat dan 1 Turut Tergugat.

Setelah sidang dibuka oleh Ketua Majelis Hakim, Hakim Ketua mengabsen para pihak, seperti guru absen murid. Para Penggugat hadir diwakili oleh Kuasa Hukum. Tergugat I – IV hadir diwakili oleh Kuasa Hukum (Saya). Tergugat V, Tergugat VI dan Turut Tergugat tidak hadir. Setelah itu Hakim menanyakan kepada Kuasa Hukum Para Penggugat, apakah ada perubahan gugatan? Kuasa Hukum Para Penggugat menjawab tidak ada. Maka Sidang dilanjutkan dengan pembacaan Gugatan.

Dalam agenda sidang pembacaan gugatan perdata, maka gugatan perdata tersebut dapat dibacakan seutuhnya oleh Penggugat, itu merupakan hak absolut Penggugat apakah Gugatannya akan dibacakan seluruhnya atau dibacakan sebagian atau dianggap dibacakan. Dalam praktik persidangan perdata, Gugatan semuanya dianggap dibacakan.