Gugatan Sederhana

Dalam hal apa perkara dapat diselesaikan melalui gugatan sederhana?

Perkara dapat diselesaikan melalui gugatan sederhana apabila telah memenuhi beberapa persyaratan

Persyaratan itu merupakan kriteria untuk menentukan masuk atau tidaknya sebuah perkara pada mekanisme gugatan sederhana yang terdiri dari

A. para pihak harus memenuhi kriteria sebagai berikut :

1. masing-masing satu penggugat dan tergugat yang merupakan orang perorangan atau badan hukum. Penggugat maupun tergugat dapat lebih dari satu apabila memiliki kepentingan hukum yang sama.

2. Penggugat dan tergugat berada dalam daerah hukum yang sama

3. Terhadap tergugat yang tidak diketahui tempat tinggalnya tidak dapat diajukan gugatan sederhana

4. Dalam hal penggugat berada diluar wilayah hukum tempat tinggal atau domisili tergugat penggugat dalam mengajukan gugatan dapat menunjuk kuasa atau wakilnya yang beralamat di wilayah hukum atau domisili tergugat dengan surat tugas atau surat kuasa dari penggugat.

B. Jenis perkara berupa ingkar janji ataupun perbuatan melawan hukum namun ada pengecualian yakni sengketa atas tanah dan atau perkara yang masuk yuridiksi pengadilan khusus tidak dapat masuk dalam gugatan sederhana

C. Nilai gugatan materiil paling banyak 500 juta Rupiah.

Apabila keseluruhan persyaratan tersebut dipenuhi maka perkara perdata yang diajukan ke pengadilan akan diselesaikan melalui penyelesaian gugatan sederhana. Apabila ada persyaratan yang tidak terpenuhi maka gugatan dikembalikan kepada penggugat.

Siapa yang bisa mengajukan gugatan sederhana?

Seluruh subjek hukum baik orang perorangan ataupun badan hukum dapat mengajukan gugatan sederhana.

Pihak yang mengajukan gugatan sederhana tidak lebih dari 1 kecuali memiliki kepentingan hukum yang sama

Istilah bagi orang yang memasukkan gugatan adalah penggugat

Istilah bagi orang yang dijadikan target dalam gugatan adalah tergugat

Apa itu Gugatan sederhana?

Gugatan sederhana merupakan gugatan perdata dengan nilai gugatan materiil paling banyak Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) yang diselesaikan dengan tata cara dan pembuktian yang sederhana.

Penyelesaian dengan gugatan sederhana hanya bisa digunakan untuk perkara ingkar janji wanprestasi dan atau perbuatan melawan hukum.

Perkara ingkar janji wanprestasi merupakan perkara yang timbul akibat tidak dipenuhinya sebuah perjanjian baik secara tertulis maupun tidak tertulis. Misalkan a dan b melakukan jual beli terhadap suatu barang dalam perjalanannya a telah menyerahkan sejumlah uang namun B belum memberikan barang yang dijanjikan untuk diserahkan itu yang dimaksud dengan perkara ingkar janji

Perkara perbuatan melawan hukum adalah perkara yang timbul akibat dirugikan nya suatu pihak karena tindakan pihak lain dan tidak ada perjanjian sebelumnya misalkan a ditabrak B pada suatu kecelakaan lalu lintas akibat perbuatan B A mengalami cedera dan memerlukan biaya pengobatan rumah sakit maka a dapat menggugat B untuk mengganti seluruh kerugian yang disebabkan oleh perbuatan B.

Namun demikian tidak semua perkara ingkar janji dan perbuatan melawan hukum dapat diselesaikan melalui penyelesaian gugatan sederhana.